Senin, 23 Juni 2014

Mencintai dia yang tak mengenalku:'*

Aku menulis ini dengan semua perasaan kehancuran. Untuk kedua kalinya aku merasakan perasaan yang sama,hal yang sama ,dan perasaan sakit yang sama :')
Mengapa harus aku?
Dan kenapa selalu aku?
Perasaan macam apa yg selalu mengerogoti pikiranku hingga seperti ini?
Aku gak yakin aku bisa menyusun kembali hati ini yang sudah terluluh lantak dengan hal yang sebelumnya terjadi. Aku bahkan sudah bersusah payah mengembalikan kepingan-kepingan hatiku sampai utuh kembali. Dan sekarang aku harus menyusunya lagi?
Apakah masih bisa?

Dengan cara apa lagi?
Sesungguhnya aku tak ingin,sama sekali tak menginginkan perasaan ini.
Tapi salah siapa? Jika perasaan ini hadir tanpa persetujuan dariku?
Apakah ini salahku? Apakah salah perasaan ini?
Perasaan tak bisa disalahkan,mereka siap datang kapan saja semana mereka mau.
Aku cukup terluka dengan perasaan ini. Bahkan perlahan perasaan ini menyempitkan dadaku,bahkan memaksaku untuk mengeluarkan air mataku.
Aku tak percaya bahwa perasaan ini begitu tajam menyiksa batinku.
Aku coba untuk membuangnya,tapi perasaan itu datang lagi........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar