Ku kira semua akan berakhir pada hari itu,dimana hari yang sudah ku tahu bahwa perasaan ini tak akan terbalas.
Aku hancur berkeping-keping,
Aku sudah mencoba untuk melupakan segala tentangnya,bahkan sebenarnya aku tak ingin lagi mengingatnya walau hanya 1 detik.
Aku bingung,apakah aku memang ditakdirkan untuk melupakannya?
Tapi aku takut jika nantinya aku akan kehilangan sesuatu yang biasa terdiam dalam benakku.
Tapi lama semakin lama aku coba untuk melupakannya,menurutku malah aku semakin jatuh dalam jurang yg tidak lain dan tidak bukan adalah jurang yang sama.
Aku semakin terperosok kedalamnya.
Seakan jurang tersebut tak mau mengeluarkan aku dari dirinya.
Semakin ku paksa semakin terlihat jelas bayangan sang imajinasiku,yang tidak lain dan tidak bukan adalah "dia".
Senin, 23 Juni 2014
Datang lebih banyak lagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar